Sabtu, 05 September 2015

Nikmat Allah Yang Tak Terhitung

Suatu hari ada seorang lelaki mendatangi Yunus bin Ubaid. Dia mengadukan kondisi hidupnya yang susah serta kesedihan itu semua. Lalu Yunus pun menanyainya, ”Apakah kamu suka bila penglihatan yang kamu pergunakan untuk melihat ditukar dengan uang 100 juta rupiah?”

Dia menjawab, ”Tidak.”

Yunus kembali bertanya, ”Apakah kamu suka bila pendengaran yang kamu gunakan untuk mendengar ditukar dengan uang 100 juta rupiah ?”

Dia menjawab, ”Tidak.”

”Apakah kamu suka bila akal yang kamu gunakan untuk berfikir ditukar dengan uang 100 juta rupiah?”

Dia kembali menjawab, ”Tidak.”

Yunus bertanya lagi, ”Bagaimana dengan dua tanganmu bila diganti dengan dengan uang 100 juta rupiah?”

”Tidak mau.” jawabnya.

Yunus masih bertanya lagi, ”Lalu bagaimana dengan kedua kakimu?”

Beliau terus menyebut berbagai nikmat yang dikaruniakan Allah ta'ala kepadanya, lalu beliau menasehatinya, ”Aku melihat kamu memiliki ratusan juta namun masih mengeluhkan kebutuhanmu?”

Rabu, 02 September 2015

Buat Para Wanita yang Cari Suami Kaya, Baca Kalau Berani..

Ketika seorang wanita yang katanya “REALISTIS” (tdk mau dibilang matre), mendapat jawaban dari seorang pebisnis yang juga REALISTIS

Pertanyaan seorang gadis di sebuah forum netizen di US:

“Apakah yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?”

Usia saya 25 tahun. Saya sangat cantik dan berselera yang tinggi.

Saya berharap menikah dengan pria kaya dengan penghasilan pertahun minimal $500 ribu (+/-Rp.5,5M) atau lebih.

Saya tidak matre, tapi realistis. Di New York penghasilan sebesar itu hanya termasuk kelas menengah.

Adakah pria di forum ini yang berpenghasilan $ 500 ribu per tahun dan ingin menikahi saya? Di manakah saya bisa bertemu pria kaya yang ingin menikahi saya?”

Jawaban datang dari seorang ahli keuangan dari Wall Street Financial:

“Dear Gadis Jelita,

Saya membaca email anda dengan sangat antusias. Saya yakin sebenarnya banyak gadis2 yang memiliki pertanyaan senada dengan Anda. Izinkan saya menganalisa situasi Anda dari sudut pandang investor profesional.

Penghasilan tahunan saya lebih dari $ 500 ribu yang tentu memenuhi kriteria Anda. Jadi, saya harap setiap orang percaya bahwa jawaban saya cukup kredibel dan tidak membuang waktu.

Dari sudut pandang seorang pebisnis, menikah dengan Anda adalah keputusan yang buruk. Jawabannya sangat sederhana dan akan saya jelaskan sbb:

Sebenarnya apa yang ingin Anda lakukan adalah pertukaran antara “kecantikan” dan “uang”. Si A akan menyediakan kecantikan dan si B akan membayar untuk itu. Kelihatannya adil dan cukup wajar.

Tapi ada permasalahan fatal di sini. Kecantikan Anda akan sirna, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa alasan yang jelas.

Penghasilan saya akan meningkat dari tahun ke tahun. Tapi, Anda tidak akan bertambah cantik tiap tahunnya.

Karena itu dari sudut pandang ekonomi: saya adalah aset yang ter-apresiasi sedangkan Anda adalah aset yang ter-depresiasi. Depresiasi yang Anda alami bukan depresiasi normal, tapi depresiasi eksponensial.

Jika hanya ini aset Anda, nilai Anda akan sangat mencemaskan 10 tahun kemudian.

Dengan menggunakan istilah yang kami gunakan di Wall Street, setiap perdagangan memiliki sebuah posisi. Berpacaran dengan Anda juga memiliki “posisi perdagangan”.

Jika nilai aset yang didagangkan menurun, maka kami akan menjualnya. Bukan ide yang baik untuk mempertahankannya.

Begitu juga dengan pernikahan yang Anda inginkan. Mungkin perkataan saya kejam, tapi untuk membuat keputusan bijak, aset yang menurun nilainya akan dijual atau disewakan.

Pria dengan penghasilan $ 500 ribu tentu bukan orang bodoh. Kami akan berpacaran dengan Anda, tapi tidak akan menikahi Anda.

Saran saya, lupakan mencari petunjuk bagaimana cara menikahi pria kaya.

Usahakan agar Anda dapat membuat diri Anda kaya dengan berpenghasilan $ 500 ribu, itu lebih berpeluang ketimbang mencari pria kaya yang bodoh.

Semoga jawaban ini dapat membantu. Silahkan sebarkan ke semua wanita yang ingin mencari suami kaya.

Cara Membuat Aplikasi atau Game Android Tanpa Skill Coding

http://www.masyadi.com/2015/05/cara-membuat-aplikasi-atau-game-android.html

Sukses Bikin Aplikasi, Kuli Pelabuhan Raup Ribuan Dolar

Sukses Bikin Aplikasi, Kuli Pelabuhan Raup Ribuan Dolar
Jakarta - Henry Jufri (32), pria yang sehari-hari menjadi kuli barang di Pelabuhan Makassar, piawai merakit aplikasi berbasis Android. Dari keahliannya, Henry yang mengenyam pendidikan hanya sampai kelas IV sekolah dasar ini mampu meraup rata-rata ratusan hingga seribuan dolar per bulannya.

Henry ditemui detikcom di rumahnya, jalan Sabutung Raya, Makassar, Selasa (1/9/2015). Ia mengaku dari beberapa aplikasi yang dirakitnya pada bulan Juli lalu mendapat transferan dari Google di Singapura sebanyak $1.175 atau jika dirupiahkan sebesar Rp 16.500.000 dengan kurs Rp 14.000. Sementara pada Agustus ini penghasilannya menurun menjadi $ 800.

Henry mengaku belajar membuat aplikasi game berbasis Android dari kawan-kawannya di komunitas Android Developers Makassar.

Sebelum rutin mendapat transferan dari Google, Henry sudah membuat lebih dari 100 aplikasi. Semua dihasilkan secara otodidak dengan menggunakan beragam software sejak Oktober 2014 silam. Salah satu aplikasinya adalah "Belajar Huruf Angka Balita" yang mendapat rate 4 bintang di Google Play.

"Sebelum rutin membuat aplikasi, saya lebih dulu menjadi blogger dan aktif di komunitas internet marketing Makassar. Di komunitas ini kita saling berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar manfaat internet," ujar Henry yang pernah 3 tahun menjadi TKI ilegal di perkebunan kelapa sawit di Malaysia ini.

Meski telah mendapatkan penghasilan yang lebih dari cukup menghidupi istri dan dua bocahnya ini, Henry enggan meninggalkan profesi sebelumnya sebagai kuli barang di pelabuhan.

"Penghasilan sebagai kuli angkat barang penumpang tidak menentu, tergantung jumlah penumpangnya, rata-rata sekitar Rp 2 juta per bulannya," tutup Henry.
(jsn/ash)

7 Orang Paling Tajir di Jagat Teknologi



Jakarta - Industri teknologi menyimpan sederet miliuner dengan harta tak berseri. Yang paling sering muncul dan belum tergoyahkan tentu saja Bill Gates sang pendiri Microsoft.

Harta Gates dikalkulasikan sekitar USD 79,6 miliar berdasarkan versi Forbes. Suami dari Mellinda Gates itu padahal tak lagi aktif di Microsoft, lantaran lebih memilih untuk sibuk di kegiatan amal.

Selain Gates, bukan berarti tak ada sosok beken yang bertengger di daftar elit miliuner teknologi. Bahkan ada orang Asia! Berikut daftar lengkapnya:


Ardhi Surya - detikinet
Rabu, 02/09/2015 14:37 WIB